BLOGGER TEMPLATES - TWITTER BACKGROUNDS »

Sunday, August 15, 2010

Al-Quran Surah #83 | Meccan Al-Mutaffifin | 36 verses

سورة المطففين
Defrauding

وَيْلٌ لِّلْمُطَفِّفِينَ ﴿١﴾
(1) Kecelakaan besar bagi orang-orang yang curang (dalam timbangan dan sukatan),

الَّذِينَ إِذَا اكْتَالُوا عَلَى النَّاسِ يَسْتَوْفُونَ ﴿٢﴾
(2) Iaitu mereka yang apabila menerima sukatan (gantang cupak) dari orang lain mereka mengambilnya dengan cukup,

وَإِذَا كَالُوهُمْ أَو وَّزَنُوهُمْ يُخْسِرُونَ ﴿٣﴾
(3) Dan (sebaliknya) apabila mereka menyukat atau menimbang untuk orang lain, mereka kurangi.

أَلَا يَظُنُّ أُولَـٰئِكَ أَنَّهُم مَّبْعُوثُونَ ﴿٤﴾
(4) Tidakkah mereka menyangka bahawa mereka akan dibangkitkan (hidup semula sesudah mati)?

لِيَوْمٍ عَظِيمٍ ﴿٥﴾
(5) Pada hari (kiamat) yang amat besar (huru-haranya),

يَوْمَ يَقُومُ النَّاسُ لِرَبِّ الْعَالَمِينَ ﴿٦﴾
(6) Hari berdiri manusia untuk mengadap Tuhan sekalian alam?

كَلَّا إِنَّ كِتَابَ الْفُجَّارِ لَفِي سِجِّينٍ ﴿٧﴾
(7) Tidak sepatutnya (mereka melakukan perbuatan yang salah itu dan melalaikan hari akhirat)! Sesungguhnya "kitab suratan amal" orang-orang yang berdosa itu (didaftarkan) dalam "Sijjiin".

وَمَا أَدْرَاكَ مَا سِجِّينٌ ﴿٨﴾
(8) Dan apa jalannya engkau dapat mengetahui: Apa dia "Sijjiin" itu,

كِتَابٌ مَّرْقُومٌ ﴿٩﴾
(9) Ialah (tempat simpanan) kitab catitan yang jelas nyata, (yang menghimpunkan amalan orang-orang yang berdosa).

وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِّلْمُكَذِّبِينَ ﴿١٠﴾
(10) Kecelakaan besar, pada hari itu, bagi orang-orang yang mendustakan -

الَّذِينَ يُكَذِّبُونَ بِيَوْمِ الدِّينِ ﴿١١﴾
(11) Iaitu mereka yang mendustakan hari pembalasan.

وَمَا يُكَذِّبُ بِهِ إِلَّا كُلُّ مُعْتَدٍ أَثِيمٍ ﴿١٢﴾
(12) Dan tiada yang mendustakannya melainkan tiap-tiap orang yang melampaui batas (kebenaran), lagi amat derhaka!

إِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِ آيَاتُنَا قَالَ أَسَاطِيرُ الْأَوَّلِينَ ﴿١٣﴾
(13) (Sehingga) apabila dia dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami, dia berkata: Ini ialah dongeng orang-orang dahulu kala!

كَلَّا ۖ بَلْ ۜ رَانَ عَلَىٰ قُلُوبِهِم مَّا كَانُوا يَكْسِبُونَ ﴿١٤﴾
(14) Sebenarnya! (Ayat-ayat Kami itu tidak ada cacatnya) bahkan mata hati mereka telah diselaputi kekotoran (dosa), dengan sebab (perbuatan kufur dan maksiat) yang mereka kerjakan.

كَلَّا إِنَّهُمْ عَن رَّبِّهِمْ يَوْمَئِذٍ لَّمَحْجُوبُونَ ﴿١٥﴾
(15) Jangan lagi mereka berlaku demikian! (kalau tidak), mereka pada hari itu, tetap terdinding dari (rahmat) Tuhannya.

ثُمَّ إِنَّهُمْ لَصَالُو الْجَحِيمِ ﴿١٦﴾
(16) Kemudian, sesungguhnya mereka akan menderita bakaran Neraka.

ثُمَّ يُقَالُ هَـٰذَا الَّذِي كُنتُم بِهِ تُكَذِّبُونَ ﴿١٧﴾
(17) Akhirnya dikatakan (kepada mereka): Inilah dia (azab seksa) yang kamu dustakan dahulu.

كَلَّا إِنَّ كِتَابَ الْأَبْرَارِ لَفِي عِلِّيِّينَ ﴿١٨﴾
(18) Ingatlah wahai manusia! Sesungguhnya "kitab suratan amal" orang-orang yang berbakti (dengan taat dan amal kebajikan), adalah (didaftarkan) dalam "Illiyyiin".

وَمَا أَدْرَاكَ مَا عِلِّيُّونَ ﴿١٩﴾
(19) Dan apa jalannya engkau dapat mengetahui, apa dia "Illiyyiin" itu?

كِتَابٌ مَّرْقُومٌ ﴿٢٠﴾
(20) Ialah (tempat simpanan) kitab catitan yang jelas nyata,

يَشْهَدُهُ الْمُقَرَّبُونَ ﴿٢١﴾
(21) Yang disaksikan oleh sekumpulan malaikat, yang didampingkan Tuhan di sisinya.

إِنَّ الْأَبْرَارَ لَفِي نَعِيمٍ ﴿٢٢﴾
(22) Sesungguhnya orang-orang yang berbakti (dengan taat dan amal kebajikan), tetap berada di dalam Syurga yang penuh nikmat:

عَلَى الْأَرَائِكِ يَنظُرُونَ ﴿٢٣﴾
(23) Mereka berehat di atas pelamin-pelamin (yang berhias), sambil melihat (segala keindahan dan kemuliaan yang disediakan untuk mereka di situ).

تَعْرِفُ فِي وُجُوهِهِمْ نَضْرَةَ النَّعِيمِ ﴿٢٤﴾
(24) Engkau dapat melihat pada muka mereka: Cahaya nikmat yang mereka perolehi.

يُسْقَوْنَ مِن رَّحِيقٍ مَّخْتُومٍ ﴿٢٥﴾
(25) Mereka diberi minum dari satu minuman yang termeterai bekasnya,

خِتَامُهُ مِسْكٌ ۚ وَفِي ذَ‌ٰلِكَ فَلْيَتَنَافَسِ الْمُتَنَافِسُونَ ﴿٢٦﴾
(26) Meterainya kasturi; dan untuk (memperolehi nikmat kesenangan) itu hendaknya berlumba-lumba mereka yang ingin merebut kelebihan dan kesenangan;

وَمِزَاجُهُ مِن تَسْنِيمٍ ﴿٢٧﴾
(27) Dan campuran minuman itu adalah dari "Tasnim":

عَيْنًا يَشْرَبُ بِهَا الْمُقَرَّبُونَ ﴿٢٨﴾
(28) laitu mata air yang diminum daripadanya oleh orang-orang yang di dampingkan (Tuhan di sisiNya).

إِنَّ الَّذِينَ أَجْرَمُوا كَانُوا مِنَ الَّذِينَ آمَنُوا يَضْحَكُونَ ﴿٢٩﴾
(29) Sesungguhnya orang-orang yang derhaka, mereka selalu tertawakan orang-orang yang beriman.

وَإِذَا مَرُّوا بِهِمْ يَتَغَامَزُونَ ﴿٣٠﴾
(30) Dan apabila orang-orang yang beriman lalu dekat mereka, mereka mengerling dan memejam celikkan mata sesama sendiri (mencemuhnya).

وَإِذَا انقَلَبُوا إِلَىٰ أَهْلِهِمُ انقَلَبُوا فَكِهِينَ ﴿٣١﴾
(31) Dan apabila mereka kembali kepada kaum keluarganya, mereka kembali dengan riang gembira;

وَإِذَا رَأَوْهُمْ قَالُوا إِنَّ هَـٰؤُلَاءِ لَضَالُّونَ ﴿٣٢﴾
(32) Dan apabila mereka melihat orang-orang yang beriman, mereka berkata: Sesungguhnya orang-orang itu adalah golongan yang sesat!

وَمَا أُرْسِلُوا عَلَيْهِمْ حَافِظِينَ ﴿٣٣﴾
(33) Pada hal mereka tidak diutus untuk menjaga sesat atau tidaknya orang-orang yang beriman itu!

فَالْيَوْمَ الَّذِينَ آمَنُوا مِنَ الْكُفَّارِ يَضْحَكُونَ ﴿٣٤﴾
(34) Maka pada hari ini, orang-orang yang beriman pula tertawakan orang yang kafir itu.

عَلَى الْأَرَائِكِ يَنظُرُونَ ﴿٣٥﴾
(35) Sambil mereka berehat di atas pelamin-pelamin (yang berhias), serta melihat (hal yang berlaku kepada musuhnya).

هَلْ ثُوِّبَ الْكُفَّارُ مَا كَانُوا يَفْعَلُونَ ﴿٣٦﴾
(36) (Untuk menambahkan kegembiraan mereka, mereka ditanya): Bukankah orang-orang yang kafir itu telah dibalas akan apa yang mereka telah kerjakan dahulu?


Developed by www.SearchTruth.com


Important Note:
1- SearchTruth.com is providing the Highly Accurate Verified Precise Quran Arabic Text Alhumdulillah but if you see any mistake or have any suggestion then please let us know and we will fix it, InshaAllah.
2- Lot of Islamic Softwares are available FREE for your Computer and Mobile Phone at www.SearchTruth.com website.


Read more...

Friday, August 13, 2010

Ihsan, Iman dan Islam...






Assalamua'laikum... Salam Ukhwah dan Mujahadah...
Kepada semua sahabat2 Alumni ESQ165 Leadership Tranning...
diharap kalian dapat sebarkan link ni di page2 facebook, friendster, blog atau dimana saja yg kalian rasa boleh di-link-kn, bagi menjernihkan dan mengembalikan balik nama baik Leadership Traning ESQ165(1 IHSAN, 6 rukun IMAN dan 5 rukun ISLAM) ni, agar dapt dikongsikan program baik ini dgn sahabat-sahabat yang lainnya.
INSYALLAH>>>>......

SUMBANGAN HADITH NABAWI DALAM PEMANTAPAN PENGURUSAN
...PEMBANGUNAN MODAL INSAN: KAJIAN TERHADAP FIQH HADITH
“ISLAM, IMAN DAN IHSAN” DALAM MODEL LATIHAN ESQ WAY 165
See More

http://www.esqway165.com/wp-content/uploads/sumbangan-hadith-nabawi-dalampemantapan-pembangunan-modal-insan.pdf

www.esqway165.com


Read more...

Tuesday, August 10, 2010

Video: The Divine Book, pt 1)


Salam ukhwah buat semua... "The Divine Book".... Video bersiri yang pembongkaran kebenaran Islam.. Sebagai satu-satunya agama yang benar, dan satu-satunya agama yang diterima Allah S.W.T...

Video ini di buat bagi menyatukan seluruh umat manusia di akhir zaman ini....Menyamapaikan "One God, One Original Message" "satu Tuhan, satu pesanan Asli(Mengesakan Allah & Menyerahkan diri sepenuhnya pada Allah)..Siri ini juga bertemakan Penyatuan bagi 3 agama yang terbeasr penganutnya dimuka bumu ini... Islam, Kristian dan Yahudi..... Marilah kita sama-sama menyebarkan kebenaran kepada seluruh umat manusia...


Read more...

Video : Phase 3 pt. 1 (Intro)


Perkongsian buat sahabat2 sekalian.. Video bagi merungkaikan apa yang berlaku, tengah berlaku dan yang akan berlaku nnti dalam kehidupan(dunia) kita sekarang ni..

Hayatilah.. Apa kata hatimu.....?.....


Read more...

Friday, August 6, 2010

The Divine Book pt. 8 (Melepasi Ujian Masa)

Assalamualaikum... Sahabat-sahabatku sekalian... Alhamdulillah dikesempatan kali ni diriku berpeluang juga untuk meletakkan artikal "Melepasi Ujian Masa" yang diadaptasikan dari "The Divine Book pt.8".Penulisan ini saya tujukan kepada sahabat-sahabat yang mana belum berpeluang & berkesempatan untuk menonton video "The Divine Book Pt.8" tersebut. Walaupun quiz, test & Assignment semakin mendatang dalam kehidupan ku sebagai mahasisiwa tahun ke-2 dapat juga diriku menaipkan balik,isi2 penting dalam bentuk tulisan. Diharap sedikit sebanyak, dapatlah diperkongsikan kepada kalian... perkongsian melalui konsep pemberian... Maaf kalau ada salah silap, dalam proses penulisan balik ni... _segala tulisan dalam artikal ini, adalah sama seperti kata-kata dalam video tersebut, tiada ubahan atau olahan yg dibuat untuk mengelak daripada kekeliruan berlaku ketika kalian membacanya.. Tulisan ini juga ditujukan khas kepada teman-teman sekalian yang berlainnan agama dan kepercayaannya dengan kami yang beragama Islam(mengesakan Allah)...

Kata-kata dari Dr Zakir Naik:
Ramai orang menyalah anggap...
bahawa nabi Muhammad(S.A.W) adalah pencipta dan penubuh agama Islam.
Namun yang sebenarnya, Islam telahpun wujud sejak manusia pertama kali menjejak kakinya di bumi ini.
Tuhan Maha Besar telah menghantar begitu banyak kitab dan juga nabi kepada kita semua.
Kesemua nabi terdahulu yang diutuskan oleh Allah S.W.T...
hanyalah diutuskan untuk kaum-kaum dan negara-negara tertentu.
Dan pesanan lengkap mereka hanya disampaikan untuk jangka masa yang pendek.
Itulah sebabnya, itulah juga mukjizat yang mereka lakukan.
Seperti membelah laut...
seperti menghidupkan semula yang mati.
Hanya untuk kaum-kaum pada waktu itu, tetapi tidak boleh diperiksa dan disahkan oleh kita pada hari ini.
Nabi Muhammad(S.A.W) adalah pesuruh Tuhan yang terakhir.
Diutuskan kepada seluruh umat manusia...
dan pesanannya pula bertujuan untuk disampaikan sehingga akhir zaman.
Untuk apa-apa kitab pun mengaku bahawa ia adalah dari Tuhan Maha Besar(Allah)...
ia patut melepasi ujian masa.

Perkongsian oleh Seorang Ahli Sains dalam sebuah ucapan beliau....
Selama 35 tahun yang dahulu, saya merupakan seorang yang tidak percaya akan Tuhan.
Saya tahu bahawa Tuhan tidak wujud, saya tidak melihat apa-apa tujuan untuk mengenali Tuhan, dan saya tidak percaya akan Tuhan.
Namun, sejak kecil lagi saya begitu berminat dengan sains.
Dan sementara pengetahuan saya, tentang sains berkembang...
25 tahun dahulu, dalam sekelip mata, saya mendapat ilham bahawa...
alam semesta ini begitu sempurna penciptaannya dan kesemuanya begitu serasi, dan Tuhan patut wujud.

Jadi dalam satu saat, saya pergi dari fahaman bahawa Tuhan tidak pernah wujud kepada fahaman bahawa Tuhan mesti wujud, dan hanya satu Tuhan.
Jadi saya menerima hakikat bahawa Tuhan wujud jadi saya pun mengucap dua kalimah syahadah.
Tetapi saya tiada niat untuk mencari sebuah agama kerana saya berfikiran bahawa semua agama adalah salah.
Dan saya membeli Quran yang diterjemah ke bahasa Inggeris...
dan apabila saya mula membacanya, saya membacanya dengan idea yang sama sepertimana saya membaca kitab Injil, iaitu buku ini ditulis oleh manusia...
tetapi kali ini, kita tahu nama manusia itu, Muhammad.
Jadi apabila saya habis membaca 1/3 dari Quran, saya masih ingat lagi saya memberitahu isteri saya bahawa...
"Kamu tahu, Muhammad ini merupakan seorang yang sangat bijak dan sangat pandai kerana...
kitab ini sangatlah jelas, sangatlah logikal, sangatlah senang untuk difahami, dan tiada satu pun ketidaksetujuan."
Namun, apabila saya meneruskan membaca...
saya terjumpa satu fakta sains yang saya tahu hanya dijumpai pada abad ke-20.
Jadi secara langsung saya tahu bahawa Muhammad bukanlah pengarang kitab ini kerana Muhammad adalah seorang nabi...
yang diutuskan oleh Tuhan untuk menyampaikan kitab Quran kepada umat manusia.
Saya lihat...
MasyaAllah, Muhammad Rasulullah!
Itulah rahmat terbesar yang saya pernah dapat sepanjang hidup saya.
Saya mempunyai keluarga yang sempurna, anak-anak saya juga begitu sempurna, isteri juga...
tetapi rahmat terbesar adalah bahawa Tuhan telah memberi hidayah kepada saya.
Dan apabila saya beribadah, saya berdoa kepada Tuhan agar mematikan saya dalam keadaan iman...
janganlah hilang keimanan saya ini sekali lagi.


Jadi apakah fakta sains yang telah dijumpai lelaki tadi di dalam Quran?
Beri perhatian...
Di dalam setiap zaman, manusia telah selalu terfikir bagaimana alam semesta ini tercipta.
Ke mana ia akan pergi, bagaimana undang-undang yang mengekalkan keseimbangan dan tertibnya berfungsi.
Berabad lamanya, ahli-ahli sains dan juga para pemikir telah membuat segala macam kajian terhadap topik ini...
dan mencipta beberapa teori baru.
Fahaman yang paling biasa pada abad ke-19 adalah bahawa alam semesta ini adalah sebuah pengumpulan jisim...
yang saiznya tidak terhingga, yang wujud sejak azali lagi dan akan terus wujud selama-lamanya.
Membina asas-asas bagi falsafah kebendaan, fahaman ini menolak kewujudan Pencipta.
Sementara ia kekal dengan fahaman bahawa alam semesta tidak ada permulaan, ataupun penamat.
Namun, Edwin Hubble, seorang ahli astronomi Amerika, membuat antara penemuan sains yang paling penting di dalam sejarah.
Sementara beliau memerhati bintang-bintang cakerawala dengan teleskop besarnya...
beliau mendapati bahawa mereka menghasilkan cahaya kemerah-merahan mengikut jarak mereka.
Ia bermakna bahawa bintang-bintang sedang bergerak semakin jauh dari kita.
Kerana mengikut undang-undang asas fizik, spektra pancaran cahaya yang bergerak semakin dekat kepada tempat pemerhatian, berkebiasaan kepada warna violet.
Sementara spektra pancaran cahaya yang bergerak semakin jauh dari tempat pemerhatian, berkebiasaan kepada warna merah.
Semasa pemerhatian Hubble, beliau mendapati bahawa cahaya dari bintang berkebiasaan kepada warna merah.
Ia bermakna bahawa mereka sedang bergerak semakin jauh dari kita.
Tidak lama kemudian, Hubble sekali lagi membuat satu penemuan penting.
Bintang-bintang dan galaksi bukan hanya bergerak semakin jauh dari kita, tetapi semakin jauh dari satu sama lain!
Satu-satunya konklusi yang boleh dibuat dari sebuah fahaman bahawa alam semesta dan bintang-bintang bergerak semakin jauh dari satu sama lain...
adalah bahawa alam semesta ini, berkembang dengan kadar yang tetap.


Sebuah fakta sains yang kemudiannya disahkan oleh Einstien.
Dengan undang-undang perkembangan alam semesta digunakan, jikalau kita boleh mengundur semula masa...
alam semesta ini akan dibuktikan untuk bermula dari satu titik tertentu...
dan alam semesta ini telah dicipta dari letupan satu titik ini yang tiada jisim.
Letupan besar ini kemudian dinamakan, "THE BIG BANG".

Maklumat ini ada disebut di dalam Quran yang agung di dalam surah Anbiyaa'.
Satu permulaan yang sangat-sangat menarik.
"Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahawasanya langit dan bumi keduanya dahulu adalah satu yang padu(bertaut/bersatu), kemudian kami belahkan(pisahkan) keduanya. Kami jadikan setiap sesuatu yang hidup dari air. Tidakkah mereka percaya?"
Surah 21 ayat 30.
Maksud Pisah:
Untuk membelah atau membahagikan dengan menetaknya.
Bayangkan, maklumat ini yang dijumpai dan dapat dibuktikan baru-baru ini.
Namun, Quran mendedahkannya 1400 tahun yang dahulu!

Data yang dikumpul Hubble disemak berkali-kali, dan akhirnya ia disahkan benar!
Bahawa alam semesta sedang berkembang dan bukannya tidak bergerak.
Hubble kemudiannya memenangi anugerah Nobel kerana penemuan yang mengagumkan ini.


(Sebahagian)Dialog antara pakar ahli sains yg berpahaman Atheist dgn Islam tentang kewujudan Pencipta dan asal usul kehidupan:

"Seorang Atheist(orang tidak percayakan Tuhan)"
Dan kamu mengejutkannya, menjumpai buku berdakwat(Al-Quran) ini yang memberitahu kamu dari mana kita semua datang...
Mereka telah melakukannya selama beberapa abad yang lalu, iaitu memasukkan persoalan itu ke dalam "Tuhan" mereka.

Hassanain Raibali
Kamu bercakap tentang Tuhan, kami memanggil Allah sebagai Tuhan.
Apakah Allah? Allah dari segi Islam bermaksud satu-satunya Tuhan yang mutlak dan tidak boleh dipersekutukan.
Apabila kamu kata ia palsu, maka palsukan kewujudan saya ini. Saya cabar kamu palsukan!
Beritahu saya bahawa saya tidak wujud.
Kerana pada saat kamu membincangkan tentang kewujudan saya dan juga kamu, kamu mesti pula menyemak semula kebernaran sumber kewujudan kita berdua.

Fakta Sains:
Dengan undang-undang perkembangan alam semesta digunakan, jikalau kita boleh mengundur semula masa...
alam semesta ini akan dibuktikan untuk bermula dari satu titik tertentu.
Satu-satunya konklusi yang boleh dibuat dari sebuah fahaman bahawa alam semesta dan bintang-bintangnya bergerak semakin jauh dari satu sama kain...
adalah bahawa alam semesta ini, berkembang dengan kadar yang tetap.

Jadi seterusnya kita baca di dalam Quran, di dalam surah Adz-Dzaariyat, surah 51 ayat 47-48.
"Dan langit itu Kami bangunkan dengan kekuasaan(Kami)...
dan sesungguhnya Kami benar-benar meluaskannya(membentangkannya)."


Namun ramai yang menolak......








Read more...

Wednesday, August 4, 2010

The Divine Book pt. 9 (Bukti Semua Nabi Adalah Islam

Saya dedikasikan episod ini kepada setiap orang ataupun kumpulan yang cuba untuk meruntuhkan siri ini(The Divine Book).
Dan juga setiap orang ataupun kumpulan muslim yang bukan sejati yang cuba untuk memutarbelitkan makna perpaduan dan kebenaran.

Katakanlah: "Wahai Ahli Kitab (Yahudi dan Kristian), marilah kepada satu kalimah yang bersamaan antara kami dengan kamu, iaitu kita semua tidak menyembah melainkan Allah, dan tidak sekutukan-Nya sesuatu juapun; dan jangan pula sebahagian dari kita mengambil orang-orang lain sebagai pujaan selain dari Allah." Kemudian jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka: "Sesungguhnya kami adalah orang-orang Islam." (Quran, Surah Al-Imran:64)

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

Hidup ini merupakan satu perjalan.....

Perjalanan inilah ujian kita.....

Banyak kali kita akan hilang arah dan hilang tujuan hidup... dan membiarkan benda-benda tidak penting untuk memenuhi impian dan matlamat hidup kita....

Kita hilang tumpuan akan perjalanan kita, dan juga hilang tujuan hudup... sementara roh dan jiwa kita merindukan untuk menemui Pencipta kita....

Pencipta yang sama yang telah menciptakan segala yang wujud, supaya kita boleh menggunakan akal fikiran yang dikurniakan Ilahi untuk mencari dan menemui-Nya....

Apakah yang diperlukan untuk kita mengatasi perbezaan yang diciptakan manusia dan bersatu di bawah satu Pencipta yang begitu agung?....

Kamu boleh pilih untuk menonjolkan perbezaan kita....

kamu juga boleh memilih untuk memanggil diri kamu apa saja yang kamu ingin...

sunni, shia'h, kristian, yahudi, buddha, rastafarian, zoroastrian, hindu, dan lain-lain...

tetapi kamu perlu tahu bahawa Tuhan telah memilih satu saja nama untuk mereka yang betul-betul percaya.

Dan apabila kamu melihat di sebalik semua perbezaan ini, kamu mungkin akan terkejut melihat apa yang kamu akan temui...
>>>>>>>>>>>>>>>>>>

Di dalam Al-Quran, Tuhan Maha Besar telah bersabda..
"Satu-satunya agama yang diterima di sisi Allah adalah Islam..."
Jadi bagaimana pula dengan yahudi?
Bagaimana pula dengan Kristian?
Tidakkah mereka wujud? Betulkah agama Yahudi dan Kristian?
Saya akan berkata ya, tetapi bukan dengan nama.
Nama-nama ini tidak pernah wujud.
Kerana bagaimana berasalnya perkataan "Yahudi"?
Kamu akan bertanya kepada orang-orang pakar Yahudi!
Tanya mereka, dari manakah asalnya perkataan Yahudi??
Adakah ia terdapat di dalam kitab kamu?
Kitab Yahudi iaitu Kitab Injil lama. Terdapat 5 buku asal kitab ini dan antaranya ialah Genesis.
Dan kelima-lima buku ini sepatutnya dipanggil "Taurat" yang bermaksud undang-undang.
Inilah asas-asas ajaran nabi Musa.
Adakah perkataan "Yahudi" terkandung di dalam kitab Taurat?
Dia akan berkata, Tidak!
Adakah ia terdapat di dalam kitab Talmud?
Dia akan berkata, Tidak!
Adakah ia terkandung di dalam Mithna?
Dia akan berkata, Tidak!
Dan dari mana asalnya perkataan itu?
Dari mana kamu dapat perkataan "Yahudi" ini?
Adakah nabi Musa menyebut perkataan "Yahudi"?
Dia akan berkata, Tidak!
Baginda tidak pernah menggunakan perkataan "Yahudi".
Jika nabi Musa hidup hari ini, dan kita berkesempatan untuk bertemu dengannya,...
kamu tanya baginda, apakah agama kamu sebenarnya?
Apakah nama agama kamu sebenarnya?
Saya tidak mengharap untuk baginda menjawab "Yahudi"!
Kerana baginda tidak pernah mendengar perkataan itu sepanjang hidupnya!
Apa yang saya harap untuk baginda jawab ialah...
"Agama saya adalah menyerahkan diri sepenuhnya kepada Tuhan".
Sebuah jawapan yang sangat cantik untuk agama yang baginda sebarkan.
Sekarang, satu perkataan ringkas untuk ayat tadi di dalam bahasa Arab ialah ISLAM!!
Baginda hanya memberikan sebuah penerangan iaitu agama menyerahkan diri sepenuhnya kepada Tuhan(Allah).
Satu perkataan ringkas untuk ayat itu di dalam bahasa Arab ialah Islam.
Judaism(Yahudi) berasal dari perkataan "Juda" yang merupakan nama bagi salah seorang anak Ya'akub.
Dan orang-orang luar memanggil agama yang diikuti oleh anak-anak "Juda" di negeri "Judia" sebagai Judaism(Yahudi)!
Itulah asalnya perkataan Judaism.
Ia bukan di dalam Taurat, bukan di dalam Talmud, bukan di dalam Mithna, tetapi ia merupakan satu perkataan ciptaan.
Mereka semua menyukai nama itu dan mula menggunakannya, Judaism.
Nabi Musa tidak pernah dengar perkataan Judaism.

Bagaimana pula dengan perkataan Kristrian?
Jika kita berkesempatan untuk bertemu pula dengan Nabi Isa dan bertanya kepadanya,...
"Apakah pula agama kamu wahai Isa?"
Saya tidak mengharapnya untuk menjawab Kristian!
Kerana baginda juga tidak pernah mendengar perkataan itu!
Percayalah, baginda tidak pernah mendengar perkataan Kristian sepanjang hidupnya! Perkataan "Christ" tidak pernah didengar oleh baginda juga!
Apa pula yang kamu harap baginda menjawab?
Apa yang saya harap untuk baginda jawab ialah...
"Agama saya adalah menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah."
Dan satu perkataan ringkas untuk ayat itu di dalam bahasa Arab ialah Islam.
Agama baginda adalah Islam, agama nabi Musa juga adalah Islam dan mereka adalah Muslim!

Adakah itu bermaksud yang mereka mengikut ajaran Muhammad?
Tidak!
Kerana perkataan Muslim bermaksud seseorang yang menyerahkan dirinya kepada Tuhan.
Ibrahim seorang Muslim, Daud seorang Muslim, Sulaiman seorang Muslim, Isa seorang Muslim, Muhammad seorang Muslim.
Sesiapa saja yang menyerahkan dirinya sepenuhnya kepada Tuhan adalah seorang Muslim!
Alam semulajadi juga adalah Muslim kerana mereka semua berserah diri sepenuhnya kepada Tuhan.
Tetapi sesetengah manusia akan juga berpaling dari Tuhan dan tidak suka berserah diri kepada-Nya.
Mereka berkata: "Kami tidak percayakan Tuhan dan berkata macam-macam lagi tentang diri mereka".
Namun kesemua benda semulajadi seperti matahari, bulan, bintang, tumbuhan, planet, semuanya berserah diri kepada Tuhan!
Oleh itu kita panggil mereka juga Muslim!
Hanya segelintir manusia yang tidak berserah.
Jadi dari manakah asalnya perkataan Kristian?
Adakah ia terkandung di dalam kitab Injil?
Tak ada! Perkataan Kristian tidak terkandung di dalamnya!
Tetapi ada terkandung perkataan "Christ" di dalamnya.
Musuh-musuh ataupun mereka yang menentang ajaran nabi Isa memanggil pengikut nabi Isa sebagai "Kristian".
Menekankan bahawa mereka adalah orang-orang yang menyembah nabi Isa.
Jadi, mereka dipanggil oleh musuh-musuh mereka sebagai Kristian.
Nabi Isa tidak menciptakan perkataan Kristian. Tidak sama sekali. Musuh-musuh mereka yang memanggil mereka Kristian.


Wahai Ahli Kitab! Mengapa kamu kufurkan ayat-ayat keterangan Allah padahal kamu menyaksikan kebenaran-Nya?
Wahai Ahli Kitab! Mengapa kamu campur adukkan yang benar dengan yang salah, dan kamu pula menyembunyikan kebenaran padahal kamu mengetahuinya? (QS.Al-Imran:70-71)

Apabila iman memasuki hati seseorang... maka Allah memasukkan juga Nur(Cahaya) ke dalamnya. Dan dengan cahaya itu, hati itu boleh melihat apa yang mata tidak mampu lihat. Dan Allah, iaitu Tuhan yang Satu, bersabda "Dan Kami menurunkan kitab ini wahai Muhammad, turun-Nya supaya ia dapat menerangkan tiap-tiap sesuatu". Dan bagi mereka yang mempunyai akal fikiran dan kebijaksaan untuk mencuba meneroka Kitab itu dan mengkaji kitab Allah, dan mencari apa yang dapat menerangkan dan apa yang dapat memberi hidayah. Dan kemudian mereka menerimanya, dan mendakapnya, dan kemudian mengamalkannya di dalam kehidupan mereka. Berita baik dan sukacita bagi mereka!
Sheikh Imran Hosein


One God, One Original Message.....( Satu Tuhan, Satu Pesanan Asli)

Namun ramai yang menolak.


Read more...

Muhasabah Cinta-Lirik

Assalamua'laikum....

Sahabat-sahabatku sekalian.... Marilah sama-sama kita hayati lirik lagu Muhasabah Cinta ini.. agar dapat kia jadikannya sebagai kata-kata indah buat pedoman diri kita seharian.. yang mana, kita ini(full time) hanyalah hamba-Nya..

_pesanan buat kalian....

jaga diri, jaga hati, jaga iman, & jagalah akhlakmu..........

Salam ukhwah & mujahadah buat semua..


Wahai pemilik nyawaku
Betapa lemah diriku ini
Berat ujian dari Mu
Kupasrahkan semua pada Mu

Tuhan baru kusadar
Indah nikmat sehat itu
Tak pandai aku bersyukur
Kini ku harapkan cinta Mu

Kata kata cinta terucap indah
Mengalir berdzikir di kidung do’a ku
Sakit yang kurasa biar
Jadi penawar dosaku

Butir butir cinta air mataku
Terlihat semua yang Kau beri untukku
Ampuni khilaf dan salah selama ini
Ya Illahi Muhasabat cintaku

Tuhan kuatkan aku
Lindungiku dari putus asa
Jika ku harus mati
Pertemukan aku dengan Mu

Kata kata cinta terucap indah
Mengalir berdzikir di kidung do’a ku
Sakit yang kurasa biar
Jadi penawar dosaku

Butir butir cinta air mataku
Terlihat semua yang Kau beri untukku
Ampuni khilaf dan salah selama ini
Ya Illahi Muhasabat cintaku


Read more...

Friday, July 30, 2010

Muslimah Sholihah




Read more...

APA YANG ANDA MILIKI LEBIH BAHAGIA DARIPADA JUTAAN WANITA LAINNYA

"maka kesabaran yang baik itulah kesabaranku" (Q.S.Yusuf:18)

Renungkanlah apa yang terjadi di alam semesta ini.
Bukankah di atas katil-katil putih di rumah sakit terbaring beribu-ribu orang yang menderita sakit bertahun-tahun? Ada pula yang ditimpa kecelakaan sehingga membuatnya cacat seumur hidup.

Bukankah di bilik jeriji-jeriji sel penjara terdapat beribu-ribu orang yang dikekang kebahagiaannya dan dirampas kesenangannya?

Bukankah di rumah sakit jiwa terdapat ramai orang yang kehilangan akal dan kesedaran sehingga berubah menjadi orang-orang gila?

Bukankah di sana banyak orang fakir yang tinggal di pondok derita dan merasa kesulitan menemukan makanan walau hanya sepotong roti?

Bukankah di sana ada wanita yang ditimpa musibah, di mana seluruh anak-anaknya meninggal ketika dalam suatu kecelakaan?
ANDA BAGAIMANA???

Bukankah disana ada wanita yang hilang penglihatannya, pendengarannya, atau tangan dan kakinya yang dipotong, atau orang-orang yang hilang akalnya, atau yang menderita penyakit kronik, seperti kanser dan penyakit berat lainnya.

Sedang engkau di sini selamat, terlindung dalam keadaan baik, tenteram, aman dan damai. Oleh kerana itu, bersyukurlah kepada Allah atas segala nikmatNya.

Janganlah menghabiskan waktumu dalam hal yang tidak diredhai Allah seperti duduk berlama-lama di depan televisyen, menonton berbagai-bagai siaran yang menyiarkan acara-acara murahan, palsu, tidak berharga, khayalan, yang membuatkan hati penuh penyakit dan kesedihan; membuat jasad kita tidak melakukan pekerjaan wajib kita.

SESUNGGUHNYA BERSAMA KESULITAN ADA KEMUDAHAN

ALLAH YANG MAHA PENGASIH PASTI MEMBERIKAN KEMUDAHAN


JANGAN BERSEDIH
jadilah wanita yang paling bahagia
Dr. 'Aidh Bin Abdullah Al-Qarni


Read more...

Sunday, July 11, 2010

Bersihkan Hatimu....

Teman-temanku, sesungguhnya kunci kejayaan seseorang terletak pada hatinya. Apabila hatinya baik, baiklah seluruhnya. sebaliknya, apabila hatinya jahat, jahatlah seluruhnya. Hati adalah penentu kualiti diri seseorang. Oleh kerana itu, bagi memperbaiki manusia secara keseluruhan terletak pada keberkesanan kebaikan hatinya. Pembinaan dan pendidikan diri manusia tidak bererti apabila tidak diikuti dengan pembinaan hati. Keberkesanan pembinaan kualiti diri manusia begitu bergantung pada kejayaan pembinaan hati. Alangkah bahayanya apabila kita menghadapi orang yang gagah dan kuat, tetapi hatinya jahat. Bagaimanakah pula terjadi apabila ada beberapa orang yang menguasai teknologi bagi mengahancurkan bumi, sementara hatinya tidak kenal rasa kasih sayang.

Segala pekerjaan yang kita lakukan dinilai daripada amalan hati kita. Itulah kaitan pekerjaan dengan amalan hati kita. Apabila niat kita ikhlas hanya kerana Allah semata-mata, amalan kita adalah tinggi nilainya. Apabila niat kita terpesong, bukan kerana ingin mendapat keredaan Allah, tetapi untuk mendapat pujian ataupun bagi menyaingi orang lain, amalan kita tidak bernilai dan tidak bererti lagi. Ketahuilah, niat itu terletak pada hati. Hati yang bersih menghasilkan niat yang ikhlas. Daripada niat yang ikhlas muncul kekuatan yang begitu besar. Kekuatan yang syaitan pun tidak sanggup mempengaruhinya. Kekuatan orang yang ikhlas ini yang perlu kita capai wahai teman-temanku. Oleh itu, berusahalah kita membersihkan hati.

Bukhari dan Muslim menceritakan Nabi Muhammad swt berkata, "Sesunggunnya dalam jasad ada seketul daging. Sekiranya ia baik maka baiklah seluruh jasadnya, sebaliknya sekiranya ia buruk, buruklah seluruh jasadnya. Ketahuilah daging itu adalah hati."

Terdapat juga di dalam hadis yang menyatakan, "Semua manusia akan celaka, kecuali orang yang berilmu; semua orang yang berilmu akan celaka, kecuali orang yang beramal; semua orang yang beramal akan celaka, kecuali orang yang ikhlas."

Teman-temanku, hati adalah tempat tersimpannya iman. Apabila hati kita bersih, pasti iman dapat kekal di dalamnya. Keimanan tidak bertahan lama dan tidak hadir pada hati yang kotor. Keimanan hanya kekal pada hati yang bersih. Bersihkanlah hati kita selalu. Inilah modal awal demi membuktikan yang kita orang Muslim.

Renungan
Bagaimanakah cara mendapatkan hati yang bersih dan tetap hidup?
-Selalu berzikir kepada Allah. Dengan berzikir hati terus-menerus mendapat kekuatan sehingga hati menjadi sentiasa jernih. Hati yang sentiasa berzikir dipelihara kejernihannya sehingga suara hati iaitu suara fitrah menguasai perasaan dan emosi kita.
-Hendaklah hati ini sentiasa kita gunakan bagi merenung dan mengkaji ayat ataupun tanda-tanda kekuasaan Allah dalam setiap perkara. Biarkanlah hati ini menterjemah hikmah daripada segala sesuatu di sekeliling kita. Dengan hikmah yang kita dapat, hati kita sentiasa hidup dan bebas daripada segala penyakit.
-Berusaha memaksa diri bagi terus beribadat dengan ibadat yang terbaik kerana ibadat yang khusyuk menghasilkan kekuatan yang begitu besar demi keteguhan dan kebersihan hati.

Allah menjelaskan di dalam Al-Quran surah al-Ahzab ayat 41 yang bermaksud, "Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dengan zikir yang sebanyak-banyaknya."

_bingkisan ini khas buat semua sahabat2ku yg amat berharga & penting dlm hidupku kini dan selamanya... kalian adalah anugerah daripada Allah yg amat berharga & tak ternilai buat diriku ini
yakinlah! Allah sentiasa bersama kalian! Allah sentiasa melindungi kalian! ..... Allah sekali-kali tidak akan mensia-siakan hamba-hambaNya yang mencintai dan menyayangiNya.. Semoga kmu memperoleh kebahagian bukan sahaja di dunia, tapi di Akhirat (kehidupan kekal kmu), InsyaAllah kebahagian hidup dalam Syurga Allah SWT.. yang tak terhitung dan tak terjangkau dalam fikiran kita yang hanya hambaNya.. bagaimana nikmat & kebahagian hidup di sana kelak... semoga kmu sentiada diredhai dgn sifat KetinggianNya.... yang ada dalam diri kmu...


Read more...

Bersyukurlah Teman-temanku, yang mana kita ini adalah Muslim


Bismillahirrahmanirrahim....

_Peringtan buat diriku dan teman-teman sekalian..

Betapa agung Allah yang maha penyayang menjadikan kita sebahagian daripada limpahan kasih sayangnya. Kita telah dilahirkan menjadi seorang Islam walaupun tanpa diminta. Ini adalah bukti kasih sayang Allah kepada kita yang mana "hanya hamba"Nya. Apa yang bakal terjadi apabila saat kita dilahirkan, Allah menetapkan kita bukan seorang Islam? Betapa berat perjuangan saudara-saudara kita yang bukan Islam bagi bertauhid dan beribadat kepada Allah S.W.T.

Salam sejahtera dan selawat ke atas Nabi Muhammad S.A.W. Melalui dakwahnya, umat manusia di dunia mengenal kebenaran. Melalui dakwahnya, kita dapat memahami hakikat kehidupan ini. Semoga Allah memberikan kemudahan dan kemampuan kepada kita supaya dapat kita mencontohi sunnah rasul yang mulia iaitu Nabi Muhammad S.A.W.

Tiada sikap yang begitu baik yang dapat kita lakukan selain bersyukur kepada Allah atas limpahan kurnianya dalam kehidupan ini. Kita sebaik-baiknya bersyukur atas beberapa perkara asas. Pertama, bersyukur kerana Allah mencipta kita sebagai manusia. Makhluk yang begitu sempurna. Sebagai manusia kita memiliki berbagai-bagai kelebihan dan keutamaan apabila dibandingkan dengan makhluk lain. manusia adalah makhluk yang begitu mulia yang diberikan kesenangan lebih daripada makhluk lain. Dalam hal ini kita sebaik-baiknya bersyukur atas berbagai-bagai kelebihan yang kita miliki. Bagaimanakah cara mensyukurinya? Itulah masalah yang perlu kita fahami dengan lebih mendalam.

Renungan..
Ingatlah! Kita lahir ke dunia ini selepas melalui perjuangan yang begitu mencabar. Kita lahir selepas bersaing dengan ratusan juta sperma yang memburu sel telur dan yang berjaya menemui sel telur hanya satu iaitu kita! Jadi, kita pernah berjuang dengan kuat tanpa kita sedari. Ini adalah kejayaan awal kita.

Kedua, kita patut bersyukur atas pemberian anugerah terbesar dalam hidup ini iaitu nikmat iman dan Islam. Faktanya, tidak semua manusia lahir sebagai umat Islam. Tidak semua manusia beriman. Ini bererti keimanan dan keislaman adalah anugerah yang sebaik-baiknya kita syukuri. Keislaman dam keimanan menjadi modal demi mencapai kehidupan yang lebih baik di dunia dan akhirat. Apabila kita mensia-siakan anugerah ini, kita mengalami kerugian yang begitu besar. Bagaimanakah cara bagi mensyukurinya? Ini juga perlu kita fahami dengan lebih lanjut teman-temanku.



Renungan..
Ingatlah, keimanan dan keislaman adalah nikmat yang begitu mahal, melebihi semua benda yang bernilai di dunia ini. Begiru ramai orang yang sibuk mencari dan mempertahankan harta dan jawatan kerana menganggap kedua-dua perkara itu begitu berharga. Bagi seseorang yang memahami betapa mahalnya keimanan dan keislaman, keperluan kepada harta dan jawatan tidak melalaikan dirinya daripada keteguhan iman dan Islam. Apabila kita perlu memilih antara keduanya, tentu kita memilih keimanan dan keislaman. Tidak mungkin keimanan dan keislaman ditukar dengan harta dan jawatan.


Read more...

Friday, July 9, 2010

Ujian hidup...

Dalam kita melangkah..

terkadang kita diuji..

dengan ujian yang terasa berat..

hingga kita terduduk dan menangis.

Tapi ketahuilah dan renungkanlah kembali ke dalam diri..

kerana mungkin air mata tika itu hadir..

kerana Dia mahu kita menjahit kembali sejadah iman..

yang kian terkoyak..

lantaran ada langkah-langkah yang tersasar dari keikhlasan..


Semoga kita tabah dan ditetapkan iman.


Read more...

Cepat atau lambat doamu di makbulkan

Bila Allah cepat makbulkan doamu,
maka Dia menyayangimu..

Bila Dia lambat makbulkan doamu,
maka Dia ingin mengujimu..

Bila Dia tidak makbulkan doamu,
maka Dia merancang sesuatu yang lebih baik untukmu..

Oleh itu, sentiasalah kita bersangka baik pada Allah dalam apa jua keadaan..

Kerana kasih sayang Allah itu mendahului kemurkaanNya....


Read more...

Monday, July 5, 2010

Sentuhan Kalbu Halaqah

Dewasa ini, dunia semakin maju dengan dilengkapi teknologi moden yang serba canggih.

Namun, adakah akhlak manusia yang mendiami dunia yang dipinjamkan Allah ini setinggi dan selari dengan kemodenan yang dikecapi?
Kelekaan mengejar kemewahan duniawi telah menyebabkan manusia kadang-kadang lalai untuk mengimbangi antara ilmu dunia dan akhirat maka timbullah pelbagai masalah sosial.

Sebagai sebuah stesen televisyen yang prihatin terhadap penularan wabak sosial yang tidak bersempadan itu, TV9 akan tampil dengan sebuah program wawancara yang berkonsepkan keislaman iaitu Halaqah musim baru yang bertemakan Sentuhan Qalbu.
Rancangan yang mendidik jiwa rohani itu akan merungkai segala persoalan yang menyentuh tentang kehidupan manusia sebagai khalifah di muka bumi Allah ini.

Ketua Pengurusan Penjenamaan Kumpulan TV9, Rozaina Zainul Abidin berkata, Halaqah pada musim kali ini menampilkan kelainan apabila bekerjasama dengan ESQ Leadership Centre untuk mengetengahkan beberapa topik menarik.
“Apa yang pasti, topik yang diwawancara bersama ahli panel tentunya memberi kesan yang mendalam kepada penonton.
“Kali ini, hos, ahli panel dan penonton tidak kira di studio atau di rumah akan lalui satu perjalanan kerohanian yang impaknya cukup kuat sehingga mampu menitiskan air mata,” katanya yang ditemui pada rakaman rancangan itu di Glenmarie, Shah Alam, Selangor baru-baru ini.

Ditambah dengan bantuan kesan audio dan visual di samping penceritaan yang menarik, Halaqah: Sentuhan Qalbu mampu menusuk kalbu seterusnya meruntun naluri keegoan manusia untuk mendekati penciptanya, Allah SWT.

Halaqah: Sentuhan Qalbu yang dihoskan oleh penerbitnya sendiri, Ahmad Noor Sulaiman akan disiarkan sebanyak 13 episod bermula 15 Jun ini pada pukul 10 malam setiap Selasa.

Sementara itu, Ahmad Noor memberitahu, topik-topik yang akan dibentangkan akan menyentuh tentang kecerdasan intelektual, kecerdasan emosi dan pencerahan kerohanian supaya bersyukur dengan pemberian Allah SWT.
“Diharap, dengan topik-topik yang akan dikupas bersama barisan ahli panel yang cukup berpengalaman ini, ia mampu merubah kehidupan seseorang kepada nilai-nilai yang lebih positif,” ujar beliau.

Sehubungan itu, pihak penerbitan Halaqah: Sentuhan Qalbu mengundang orang ramai untuk menjadi tetamu di studio sekali gus melibatkan diri dalam sesi soal jawab bersama ahli panel seperti Datuk Nooh Gadot, Tan Sri Dr. Harussani, Ustaz Badli Shah Alaudin, Dr. Rubiah K. Hamzah, Dr. Amnah Bohari dan ramai lagi.

Sesi rakaman yang bermula 24 Mei lalu akan berakhir pada 14 Jun ini bertempat di Studio 1 ntv7, Glenmarie, Shah Alam.
Tambah Ahmad Noor, sesi rakaman untuk episod akhir musim ini akan mengundang pengasas ESQ Leadership Centre, Ary Ginanjar Agustian sebagai ahli panel untuk mengupas topik berjudul ‘Ketika Pulang’.


Read more...

Friday, June 18, 2010

Phase 3(fasa 3)


pt 1(Intro)

Phase 3 merupakan sebuah projek bersama oleh beberapa pengarah filem di seluruh dunia dalam usaha memaparkan dan mendedahkan kehidupan zaman kita hari ini. Filem ini akan menerapkan sikap penghormatan dan persefahaman di antara agama dan juga cuba mendidik teman-teman untuk memulihkan dunia kita hari ini.


berasaskan analisis Sheikh Imran N. Hosein tentang ramalan Kitab Injil dan Islam.

Apa yang akan dipersembahkan kepada teman-teman tidak patut dianggap benar sepenuhnya,... tetapi sebagai sebuah kajian yang teliti yang seterusnya akan disiasat oleh para teman-teman kemudian.



"Pada mulanya manusia itu adalah umat yang satu..."(Al-Baqarah:213)



Apabila mereka menjajah sesebuah negara... mereka tidak akan sesekali meninggalkan negara itu selagi mereka tidak menubuhkan sebuah institusi yang akan memastikan... mereka terus berkuasa ke atas negara itu melalui seorang wakil.
Dan pada masa yang sama, mereka akan cuba mengubah umat manusia menjadi salinan diri mereka sendiri. Ini tidak pernah berlaku di dalam sejarah dunia!
Jika saya tidak cuba untuk memahami apa yang sedang berlaku sekarang, maka saya boleh dianggap bodoh! Bila lagi akan saya bangkit?!

Nabi Muhammad S.A.W. telah meingatkan kita tentang pelepasan Dajjal sewaktu jangka hayat baginda. Baginda meneruskan dengan berkata apabila Dajjal dibebeaskan ke dunia ini, dia akan hidup di muka bumi ini selama 40 hari.
Satu hari seperti setahun....
Satu hari seperti sebulan....
satu hari seperti seminggu....
Dan hari-hari seterusnya seperti hari-hari kita.

Analisis yang terkandung di dalam buku ini memberi hujah bahawa... apabila Dajjal berada pada hari yang seperti setahun, BRITAIN merupakan tanah pemerintahannya.
Dan apabila Dajjal berada pada hari yang seperti sebulan, AMERIKA SYARIKAT menjadi tanah pemerintahannya.
Dan akhirnya apabila Dajjal berada pada hari yang seperti seminggu, dia pergi balik semula ke tanah suci ISRAEL.


pt 2(Perlambangan Keagamaan)

Ramai orang hari ini semakin kecewa akan ketidakupayaan sains untuk menjawab antara soalan yang paling mendalam tentang zaman kita, oleh itu mereka berpaling semula ke zaman dahulu untuk mencari jawapannya.
Kita sekarang sudah mencapai sebuah zaman di mana beberapa masalah sistem yang penting bertemu. Pertemuan di antara masalah sisitem tenaga, sistem cuaca, sistem kewangan, pengeluaran makanan, isu berkenaan air.
Kita sudah mencapai zaman di mana kesemua masalah ini bertemu! Suatu zaman di mana bumi ini akhirnya akan hancur atau diperbaharui ataupun kedua-duanya sekali!
Setiap budaya di dunia ini telah ada ramalan tentang akhir zaman mereka yang tersendiri. Saya rasa ia merupakan satu perkara semulajadi di mana setiap orang seakan-akan dapat merasa satu hubungan di antara tradisi kebudayaan kita dengan apa yang sedang berlaku di dalam dunia kita hari ini.

Bagaimana kamu nak mentakrifkan perlambangan keagamaan?
Lebih-lebih lagi di akhir zaman ini.
Baginda Nabi Muhammad S.A.W. bersabda... "Setiap nabi telah memberi amaran kepada kaum-kaum mereka sendiri tentang Dajjal. Dan begitu juga dengan Nabi Nuh A.S... tetapi aku akan memberitahu kalian apa yang tidak pernah dikatakan oleh nabi-nabi yang terdahulu... kerana sesungguhnya Dajjal itu melihat dengan satu mata, mata kirinya.
Dan buta di sebelah kanannya... yang kelihatan seperti sebiji anggur yang terapung. Tetapi Tuhan kamu tidaklah bermata satu. Di antara matanya iaitu pada dahinya, tertulis perkataan "KAFIR". Dan sesungguhnya setiap mukmin akan dapat melihatnya. Seorang mukmin adalah seseorang yang telah menerima sepenuhnya kehendak agama.
Bukan sahaja menerimanya dengan lisan, tetapi telah memasuki hatinya. Iaitu seseorang yang mempunyai kepercayaan. Jadi setiap mukmin akan dapat melihat dan mengecam Dajjal ini. Tak kiralah dia pandai membaca ataupun tidak".

Tetapi mengapa... orang-orang yang tidak percaya, tidak boleh membacanya?


Mereka yang mempunyai iman dapat membacanya. Tetapi mereka yang tidak ada iman, tidak boleh membacanya. Jadi mungkin kita patut menghantarnya ke pusat pakar mata untuk memeriksa matanya.
Mengapa kamu tidak boleh membaca?
Tetapi apabila keputusan pemeriksaan mata tadi keluar, hasilnya dia tidak mempunyai apa-apa masalah! Tiada penyakit Glaukoma, tiada penyakit katarak mata. Matanya sempurna!
Tetapi mengapa dia masih tidak boleh menbacanya??
Dan mengapa pula mereka yang mempunyai iman boleh membaca dan mengecam perkataan "Kafir" tadi??

Mungkin, mereka yang mempunyai iman tidak membaca menggunakan dua mata fizikal mereka.

Terdapatkah apa-apa mata lain selain daripada mata kita yang dua ini?
Terdapatkah apa-apa telinga lain selain daripada telinga kita yang dua ini?
terdapatkah apa-apa cara lain untuk menerima ilmu selain dari pancaindera dan akal fikiran kita?

Dunia moden barat yang tidak percayakan Tuhan barkata, Tidak.
Tetapi Quran kata, Ya!
Quran kata bahawa hati boleh melihat.
Quran kata bahawa hati boleh mendengar.

Apabila iman memasuki hati seseorang, maka Allah memasukkan juga "cahaya" ke dalamnya. Dan dengan cahaya itu, hati dapat melihat apa yang dua mata ini tak dapat melihat.
Dan sekarang ia menjadi begitu jelas dan terang bahawa... seseorang yang mempunyai iman sedang melihat, dia bukan sekadar melihat dengan mata dua ini,... dia juga melihat dengan hatinya.

Dan ia menjadi begitu jelas dan terang lagi bahawa... apabila Dajjal melihat dengan mata kirinya, ia melambangkan penglihatan fizikal.
Dan sebab mengapa Dajjal buta mata sebelah kanannya adalah kerana ia melambangkan pembutaan rohaninya.
Pendahuluan sebegini kita sekarang dapat memahami bahawa... apabila kita menyentuh bab Dajjal, terdapat banyak perlambangan yang terlibat di dalamnya.
Perlambangan keagamaan yang perlu ditakrifkan....

akan bersambung insyaAllah...



Read more...

Saturday, May 22, 2010

Detik Terakhir Rasulullah sebelum wafat 1

Tahun 11 Hijrah

Rasulullah pulang ke Madinah dari menunaikan haji. Beliau memerintahkan USAMAH BIN ZAID (20 tahun) mengetuai tentera Islam ke Balqa’(Palestin) untuk membebaskan ROME.

Kemudian, beliau menziarahi perkuburan BAQI’ di Madinah, tempat ramai sahabat dan orang beriman disemadikan.

Di BAQI’ beliau mendoakan kepada arwah umat Islam di situ. Kemudian beliau bertanya kepada MUWAIHIBAH(bekas hamba yang telah bebas)

“Wahai Abu Muwaihibah, fitnah sudah mula dating”

Kemudian Rasulullah bercakap kepada ahli kubur “Bergembiralah dengan keadaan kamu sekarang, bergembiralah dengan keadaan kamu sekarang. Fitnah sudah mula berdatangan, fitnah demi fitnah”

Kemudian Rasulullah berkata “Wahai Abu Muwaihibah, aku diberi pilihan antara diserahkan kepada aku segala kekayaan dunia semuanya dan aku kekal di dunia kemudian aku masuk syurga ataupun aku bertemu dengan Tuhanku dan kemudian aku masuk syurga”

Abu Muwaihibah berkata “Wahai Muhammad, pilihlah kami”

Rasulullah berkata “ Tidak, wahai Abu Muwaihibah. Aku pilih bertemu dengan Tuhanku dan syurga”.

Dengan itu, bermulalah sakit beliau sejurus balik dari perkuburan BAQI’.

Sakit pertama ialah sakit kepala yang teramat sangat. Siti Aisyah bertanya “Wahai pesuruh Allah, adakah kamu sakit seperti kami sakit?”

Rasulullah menjawab “Kami para nabi. Kami sakit seperti kesakitan dua orang biasa”

Nabi menziarahi semua isterinya, rumah ke rumah. Tiba di rumah Maimunah, beliau tidak mampu lagi kerana sakit terlalu kuat. Beliau memanggil semua isterinya, dan meminta izin untuk di rawat di rumah Siti Aisyah. Rasulullah dipapah oleh Ali dan Fadl bin Abbas ke rumah Siti Aisyah.

Rasulullah kemudian demam panas yang sangat kuat. Menurut abu Said Al-Khudri “Aku tidak tahan meletakkan tanganku di atas dahi Muhammad kerana terlalu panas. Belum pernah aku melihat orang demam panas sampai begitu”

Muhammad pengsan kerana terlalu kuat demamnya. Apabila sedar, Rasulullah meminta dimandikan dengan tujuh bekas air dari perigi-perigi di Madinah. Dengan ikhtiar itu, demamnya semakin kurang.

Walaupun sakit kuat, beliau masih mengimami solat. Pada 9 Rabiul-Awal Tahun 11 HIJRAH, selepas solat Asar, beliau berucap dalam keadaan duduk.

Muhammad menyatakan “Sesungguhnya sudah dekat pemergianku daripada kamu semua. Barangsiapa yang pernahku rotan belakangnya, ini belakangku. Sila balas kepadaku. Barangsiapa yang pernah aku hina, ini diriku. Silalah dia membalasnya. Barangsiapa yang pernah aku ambil hartanya, ini hartaku. Silalah dia ambil kembali dan janganlah dia takut kemarahan dariku kerana itu bukan akhlakku. Sesungguhnya orang yang paling aku sukai di kalangan kamu ialah orang yang mengambil haknya daripada aku sekiranya dia mempunyai hak itu”

Kemudian, Rasulullah berkata lagi “Sesungguhnya seorang hamba di beri pilihan antara di serahkan kepadanya segala kekayaan dunia dan kekal di dunia kemudian dia masuk syurga ataupun dia bertemu dengan Tuhannya dan kemudian dia masuk syurga. Dia memilih untuk bertemu Tuhannya dan masuk syurga”

Abu Bakar menangis teresak-esak mendengar ucapan itu. Abu Bakar berkata “Bahkan kamilah yang menebus kamu dengan diri kami dan anak-anak kami, Wahai Muhammad”

Rasulullah meminta Abu Bakar menutup pintu-pintu rumah yang mengadap Masjid Nabawi, kecuali rumah Abu Bakar.

Rasulullah berkata “Sesungguhnya aku tidak mengetahui ada orang yang lebih baik persahabatannya denganku daripada Abu Bakar. Kalau aku boleh mengambil seorang kekasih, nescaya aku ambil Abu Bakar sebagai kekasih, tetapi aku adalah kekasih Allah. Hatiku penuh dengan cinta Allah”

Rasulullah berkata “Berbuat baiklah kepada Ansar kerana semua orang sedah bertambah harta mereka, tetapi harta Ansar tidak bertambah”

Semua orang bersiap untuk keluar dengan pasukan Usamah yang berkhemah di luar Madinah, tetapi menunggu kerana perkembangan kesihatan Rasulullah. Sakit Rasulullah semakin kuat apabila pulang daripada khutbah tadi. Beliau pengsan lagi.

Rasulullah berkeadaan begitu sehingga tiga hari, tidak mampu keluar dari rumah.
Rasulullah menyuruh Abu Bakar dipanggil untuk mengimami solat. Siti Aisyah risau kerana belum pernah orang lain mengimami solat kecuali Rasulullah.

Siti Aisyah berkata “Wahai pesuruh Allah, Abu Bakar ini orangnya lembut, suaranya perlahan. Setiap kali dia membaca Al-Quran dia menangis, kerana tangisannya itu bacaannya tidak dapat didengari. Mintalah orang lain menggantikannya menjadi imam”

Rasulullah tetap mengulangi arahannya berkali-kali walaupun Siti Aisyah memberi alasan yang sama berulang-ulang.

Siti Aisyah meminta Abdullah bin Zum’ah arahan Rasulullah itu tetapi Abdullah tidak berjumpa Abu Bakar kerana berada di hujung Madinah, di kampong isterinya Asma’ binti Umair.

Abdullah melihat Umar yang ada, dan memberitahu Umar supaya menjadi imam. Oleh kerana suara Umar kuat semasa mengimami solat, suaranya dapat didengari oleh Rasulullah.

Rasulullah bertanya “Dimana Abu Bakar? Dimana Abu Bakar? Allah dan rasulnya dan orang-orang Mukmin menolak hal ini. Allah dan rasulnya dan orang-orang Mukmin menolak hal ini.”

Selepas itu Abu Bakar mengimami solat selama 3 hari (Jumaat, Sabtu & Ahad). Rasulullah sakit teruk dan kadang-kadang pengsan.

12 Rabiul-Awal, subuh, Rasulullah merasakan sakitnya bertambah kuat. Dia menggagahkan diri keluar dari rumah (bersambung dengan Masjid). Rasulullah tersenyum melihat Abu Bakar mengimami solat subuh itu.

Sahabat terlalu gembira melihat Rasulullah dan hamper memberhentikan solat. Muhammad solat duduk di sebelah kiri Abu Bakar. Abu Bakar bergerak ke belakang menjadi makmum. Itulah suasana pada Subuh 12 Rabiuawal, tahun 11 Hijrah.

Selepas solat, Rasulullah merasakan sakitnya bertambah kuat, maka beliau naik ke mimbar untuk menyampaikan khutbah terakhir dalam keadaan duduk.

Kemudian Rasulullah turun dari mimbar dan pulang ke rumahnya. Kemudian, Abu Bakar ziarah Rasulullah dan menyatakan tahniah (sahabat melihat seperti Rasulullah sudah semacam sembuh), diikuti dengan Ali.

Selepas Ali keluar, semua orang berkerumum dan mahu tahu kesihatan Rasulullah, dan Ali berkata “ Aku lihat Muhammad sudah sihat”. Umat Islam di Madinah merasa gembira dengan khabar ini.


Read more...

Detik Terakhir Rasulullah sebelum Wafat-2

Menjelang pagi 12 Rabiul-awal Tahun 11 HIjrah, di rumah Siti Aisyah, sakit Rasulullah datang kembali. Rasulullah bersandar kepada Siti Aisyah. Rasulullah tidak dapat bercakap kerana terlalu sakit.

Pada masa itu, Abd Rahman bin Abu Bakar(adik beradik Siti Aisyah) sedang bersugi. Rasulullah memandang Abd Rahman, dan Siti Aisyah merasakan beliau mahu bersugi. Siti Aisyah minta izin dari Abd Rahman, menyiapkan bahagian kayu sugi yang belum digunakan dan memberikan kepada Rasulullah untuk beliau bersugi.

Siti Aisyah berkata “Aku melihat Muhammad bersuji dalam keadaan yang sangat berat. Tidak pernah sepanjang hidup aku melihat seperti itu”

Sakit Rasulullah semakin kuat dan peluh mencurah-curah dari kepalanya. Siti Aisyah menyapu muka beliau dengan air untuk meringankannya. Rasulullah berkata “ Wahai Aisyah, sesungguhnya mati itu mempunyai sakarat(kesakitannya)”

Rasulullah seperti mengulang-ulang satu kata-kata yang seakan diberi pilihan lagi untuk kali terakhir. Rasulullah berkata “Bahkan teman sejati di Syurga, bahkan teman sejati di Syurga”

Siti Aisyah berkata “Ketika beliau mengulang-ulang kata-kata itu, kepalanya terlentok ke bahuku dan pandangannya mendongak ke langit. Roh Muhammad sudah keluar daripada jasadnya untuk bertemu dengan Allah.

Aku meletakkan kepala Muhammad ke bantal, lalu aku menangis. Semua ahli keluarga Muhammad yang perempuan juga menangis. Tangisan kami dapat didengari hingga luar rumah”

Berita wafat Rasulullah tersebar. Ada dikalangan sahabat tidak percaya. Umar minta izin masuk dan dilihatnya Rasulullah.

Umar berkata “Pesuruh Allah belum wafat, tetapi tidak sedar diri sepertimana Nabi Musa tidak sedar apabila Allah melihatkan diriNya kepada Nabi Musa. Pesuruh Allah akan kembali dan aku akan memancung sesiapa yang mengatakan pesuruh Allah sudah wafat”

Abu Bakar dipanggil untuk meredakan keadaan. Abu Bakar melihat keadaan sekitar yang agak cemas dan seakan hilang pertimbangan. Abu Bakar melihat jasad Rasulullah ditempat tidurnya dan sudah diselimuti.

Abu Bakar mengucup dahi Muhammad sambil berkata “Kesejahteraan untuk kamu ketika kamu hidup dan ketika kamu mati, wahai pesuruh Allah. Adapun kematian yang Allah sudah tetapkan kepadamu sudah kamu rasai dan kamu tidak akan mati lagi selepas ini”

Selepas itu Abu Bakar mengucup dahi Rasulullah sekali lagi dan ditutup kembali jasadnya.

Abu Bakar ke mimbar masjid dan berkata “Bertenanglah wahai Umar”.

Umar masih memberikan ucapannya dan tidak mengendahkan. Abu Bakar mengulang lagi. Kemudian, Abu Bakar naik ke atas mimbar dan mula bercakap. Umar berhenti berucap dan turun dari minbar.

Abu Bakar berkata “Barangsiapa menyembah Muhammad, Muhammad sudah mati. Barangsiapa menyembah Allah, Allah itu hidup dan tidak mati”.

Kemudian dibacakan ayat 144 Surah Ali Imran. Umar yang tadi berdiri, terus terduduk. Umar berkata “Adakah ayat ini ada di dalam Al-Quran”. Beliau yang hafaz Quran dan gagah, hilang pertimbangan.

Umar berpaling kepada sahabat dan berkata “Wahai sahabatku, Muhammad sudah meninggal dunia”. Kesedihan menguasai semua. Semua menangis. Sebahagian sahabat menyatakan mereka mencari tempat yang dapat menangis sekuat hati kerana beratnya ujian ini.

Sewaktu masuk waktu Zuhur, Bilal mahu azan tetapi kerana terlalu sedih, dia tidak azan. Bilal berkata “Demi Allah, aku tidak akan azan lagi selepas kewafatan pesuruh Allah”

13 Rabiulawal, hari kedua RAsulullah wafat, jasad beliau disemadikan ditampat beliau wafat (rumah Siti Aisyah).

Selepas sahabat Berjaya membebaskan Syam & Baitul Maqdis dari ROME pada zaman Umar, Umar datang sendiri ke Palestin untuk menerima kunci Baitulmaqdis. Umar memanggil semua tentera berkumpul di Bukit Golan.

Ini adalah pertemuan bersejarah selepas Rasulullah wafat kerana sahabat berkumpul setelah beberapa tahun tidak bertemu kerana sibuk berjihad di medan masing-masing. Untuk itu, Umar meminta Bilal azan pada salah satu waktu solat.

Bilal tidak pernah melaungkan azan selepas Rasulullah wafat. Atas permintaan Umar dan sahabat, ini pertama kali beliau azan selepas Rasulullah wafat. Dia tidak dapat menyelesaikan azannya. Bilal menangis dan para sahabat turut menangis.

Mereka teringat kembali Rasulullah dan perjuangannya yang agung dan suci. Islam, imam, kasih sayang, akhlak mulia, kehidupan mulia, pengorbanan dan penderitaan yang Rasulullah tanggung menjelma dalam ingatan mereka, seolah-olah mereka baru berpisah dengan Rasulullah.


Read more...

Monday, May 10, 2010

Renungan bersama.....sekilas pandang...=>


hari2 akhir di bilik(kolej zamrud)...selepas abis memjawab last pper final exam...9/052010














Read more...

Jalan Cinta Para Pejuang




Salman Al Farisi memang sudah waktunya menikah. Seorang wanita Anshar yang dikenalnya sebagai wanita mukminah lagi shalihah juga telah mengambil tempat di hatinya. Tentu saja bukan sebagai kekasih. Tetapi sebagai sebuah pilihan dan pilahan yang dirasa tepat. Pilihan menurut akal sehat. Dan pilahan menurut perasaan yang halus, juga ruh yang suci.

Tapi bagaimanapun, ia merasa asing di sini. Madinah bukanlah tempat
kelahirannya.
Madinah bukanlah tempatnya tumbuh dewasa. Madinah memiliki adat, rasa bahasa, dan rupa-rupa yang belum begitu dikenalnya. Ia berfikir, melamar seorang gadis pribumi tentu menjadi sebuah urusan yang pelik bagi seorang pendatang. Harus ada seorang yang akrab dengan tradisi Madinah berbicara untuknya dalam khithbah. Maka disampaikannyalah gelegak hati itu kepada shahabat Anshar yang dipersaudarakan dengannya, Abu Darda'.

"Subhanallaah. . wal hamdulillaah. .", girang Abu Darda' mendengarnya.
Mereka tersenyum bahagia dan berpelukan. Maka setelah persiapan dirasa
cukup, beriringanlah kedua shahabat itu menuju sebuah rumah di penjuru
tengah kota Madinah. Rumah dari seorang wanita yang shalihah lagi bertaqwa.


"Saya adalah Abu Darda', dan ini adalah saudara saya Salman seorang
Persia. Allah telah memuliakannya dengan Islam dan dia juga telah
memuliakan Islam dengan amal dan jihadnya. Dia memiliki kedudukan yang
utama di sisi Rasulullah Shallallaahu 'Alaihi wa Sallam, sampai-sampai
beliau menyebutnya sebagai ahli bait-nya. Saya datang untuk mewakili
saudara saya ini melamar putri Anda untuk dipersuntingnya. ", fasih Abud Darda' bicara dalam logat Bani Najjar yang paling murni.
"Adalah kehormatan bagi kami", ucap tuan rumah, "Menerima Anda berdua,
shahabat Rasulullah yang mulia. Dan adalah kehormatan bagi keluarga ini bermenantukan seorang shahabat Rasulullah yang utama. Akan tetapi hak jawab ini sepenuhnya saya serahkan pada puteri kami." Tuan rumah memberi isyarat ke arah hijab yang di belakangnya sang puteri menanti dengan segala debar hati.

"Maafkan kami atas keterusterangan ini", kata suara lembut itu. Ternyata sang ibu yang bicara mewakili puterinya. "Tetapi karena Anda berdua yang datang, maka dengan mengharap ridha Allah saya menjawab bahwa puteri kami menolak pinangan Salman. Namun jika Abu Darda' kemudian juga memiliki urusan yang sama, maka puteri kami telah menyiapkan jawaban mengiyakan."

Jelas sudah. Keterusterangan yang mengejutkan, ironis, sekaligus indah. Sang puteri lebih tertarik kepada pengantar daripada pelamarnya! Itu mengejutkan dan ironis. Tapi saya juga mengatakan indah karena satu alasan; reaksi Salman. Bayangkan sebuah perasaan, di mana cinta dan persaudaraan bergejolak berebut tempat dalam hati. Bayangkan sebentuk malu yang membuncah dan bertemu dengan gelombang kesadaran; bahwa dia memang belum punya hak apapun atas orang yang dicintainya. Mari kita dengar ia bicara.

"
Allahu Akbar!", seru Salman, "Semua mahar dan nafkah yang kupersiapkan ini akan aku serahkan pada Abu Darda', dan aku akan menjadi saksi pernikahan kalian!" ???

Cinta tak harus memiliki. Dan sejatinya kita memang tak pernah memiliki apapun dalam kehidupan ini. Salman mengajarkan kita untuk meraih kesadaran tinggi itu di tengah perasaan yang berkecamuk rumit; malu, kecewa, sedih, merasa salah memilih pengantar –untuk tidak mengatakan 'merasa dikhianati'- , merasa berada di tempat yang keliru, di negeri yang salah, dan seterusnya. Ini tak mudah. Dan kita yang sering merasa memiliki orang yang kita cintai, mari belajar pada Salman. Tentang sebuah kesadaran yang kadang harus kita munculkan dalam situasi yang tak mudah.

Saudara dan saudari sekalian, bagi ana, cinta itu adalah kita sanggup korbankan apa sahaja agar si dia sentiasa dalam kegembiraan, dan ingatlah saudara/ri sekalian, atas dasar ana cinta antum yang memegang tali yang sama, marila kita letak cinta teratas hanya pada Pencipta kita, Dia-lah Allah..kita korbankan apa sahaja agar si Dia sentiasa gembira, tapi malangnya, sudah berapa banyak perkara yang kita lakukan lebih kepada mengundang kemarahan Dia..taubatlah sekarang saudara/ri ku, "sesungguhnya yang halal itu jelas dan yang haram itu juga jelas....."(HR Bukhori wa Muslim).."Khinzir jika kita ternak dia secara islami pun, kita sentiasa mensucikannya hatta mengwudukkannya, menutup auratnya, sama' tubuh badannya, jilbab keliling badan, namun sedarlah saudara/ri sekalian, ia tetap akan haram jika perkara itu sudah dilarang dan termaktub larangannya dalam al-quran..harap faham apa yang tersirat yang ingin ana sampaikan..ingatlah, neraka Allah amat dahsyat, semoga kita tidak dipanggil oleh-Nya dalam keadaan kita bermaksiat di hadapannya..Ampunkanlah dosa2 kami ya Allah..kami bertaubat kepadaMu, kami hina dan alpa sebelum ini, kami dikaburi dengan keindahan dunia serta bisikan syaitan laknatullah..ampunkanlah dosa-dosa yang kami sedar mahupun tidak..maafkan kami yang selalu meletakkan cinta teratas bukan padaMu, walaupun kami tahu tahapan kecintaan yang Kau katakan dalam kitab suciMu adalah Allah, Rasul dan Jihad ya Allah (9:24)..janganlah Kau matikan kami dalam keadaan bergelumung dengan dosa ya Allah, matikanlah kami dengan kesudahan yang baik, sempatkanlah lidah kami mengucap kalimah toyyibah, kalimah LAILAHAILLALLAH......Amin YA GHAFFAR, YA RAHMAN, YA RAHIM.....


Read more...

BERITAHULAH : “ aku kasih padamu ”

Daripada Miqdam Bin Ma’di Kariba RA, Nabi SAW bersabda : “ Apabila seseorang insan mengasihani saudaranya, beritahulah kepadanya bahawa ia mengasihaninya.” ( Riwayat Abu Daud dan Al Tirmizi )

Ulasan Hadis :

1. Di dalam hadis ini Nabi SAW menganjurkan kepada kita supaya menyatakan rasa kasih kepada saudara seislam yang kita kasih dan sayang.

2. Perbuatan ini akan meyemarakkan lagi hubungan ukhuwah yang terjalin sesama saudara kita, teman kita, rakan kita, lebih-lebih lagi terhadap seseorang yang selayaknya kita nyatakan rasa kasih seperti kepada ibu bapa kita, suami isteri, murid dan gurunya. Namun ianya perlu di jaga, menyatakan rasa kasih ini bukan sewenangnya hingga kita berbuat sesuatu yang terlarang dalam Islam dengan menyatakan rasa kasih pada seseorang yang tidak halal bagi kita (bukan mahram).

3. Kekuatan ummat Islam adalah terletak kepada ukhuwah dan kesatuan hati, andai ianya lemah maka akan lemahlah binaan kesatuan ummat Islam. Sebagai mengukuhkan hubungan persaudaraan ini kita digalakkan untuk memberitahu pada saudara kita bahawa kita kasih padanya kerana ALLAH.

4. Adakalanya seseorang teman, keluarga, sesama saudara dsb tidak mengetahui bahawa kita mengasihinya dan mengambil berat terhadapnya, begitu juga sebaliknya. Dengan cara melafazkan dan meluahkan maka akan menambah rasa senang hati dan terlerailah rasa perasangka buruk di hati kita terhadapnya. Jika ada terselit rasa benci, marah mahupun dendam maka tepadamlah segala sifat mazmumah tersebut.

5. Jika ada dikalangan kita yang bersengketa, leraikanlah, jika ada yang masih menaruh perasaan dendam terhadap saudaranya, hilangkanlah, dan andai wujud permusahan dan rasa benci bunuhlah perasaan itu, semuanya kerana cintakan ALLAH dan Nabi SAW.


6. Oleh itu, sama-samalah kita bina dan memupuk ukhuwah yang sihat sesama saudara seislam, sepertimana yang telah diajarkan oleh Nabi SAW. Setelah kita berkasih sayang kerana ALLAH, maka akan mudahlah segala urusan kehidupan kita di dunia dan akhirat.WALLAHU’ALAM.


Read more...